Langakh-Langkah Service Monitor

29 10 2009
  1. Langkah Awal Pembongkaran Monitor

Sebelum membongkar monitor jangan lupa menyiapkan alat-alat. Hal ini untuk menghindari pemaksaan dalam membongkar monitor. Siapkan juga alas kaki yang terbuat dari karet agar kita tidak terkena listrik statis. Langkah pertama dalam membongkar monitor adalah membuka casing monitor. Jangan dipaksa karena beberapa monitor agak sulit dibuka walaupun baut-bautnya sudah dilepas semua. Beberapa monitor ada yang menggunakan sistem soket untuk mengencangkan casing.

  1. 2. Proses Grounding

Setelah casing terbuka. Lakukan proses grounding. Caranya, sambungkan obeng ke kabel. Tempelkan ujung kabel yang lain ke ground (seng). Tempelkan ujung kabel yang menempel pada obeng ke kepala play back.

  1. 3. Pelacakan Kerusakan

Teknik yang digunakan dalm pelacakan kerusakan adalah teknik lokalisasi tiap blok rangkaian. Langkah pertama, pastikan bahwa sumber daya listrik benar-benar ada dan tersambung dengan baik. Apa bila monitor dinyalakan dan tidak dismbungkan dengan sistem unit, monitor tidak menampilkan apa pun. Dengan bantuan seperangkat sistem unit dan pastikan bahwa video card berfungsi dengan baik, gejala apa yang muncul pada saat power ON/OFF dinyalakan.

Dari hasil tersebut kita bisa menganalisa bagian apa yang bermasalah.

No Masalah Kemungkinan
1 Indikator padam, layar mati Power Card AC, Fuse,dan Power Suplai
2 Indikator nyala, layar mati Kabel Interface, Brightness Control Horizontal Output,dan High Voltage Anoda CRT
3 Huruf atau obyek tidak jelas terputus-putus Contrast Control, Video Output High Voltage Anoda, CRT,dan Kabel Interface
4 Layar berbentuk oval Deflction Ykae, Vertical Hold Vertical Line, Horizontal Hold
5 Sebagaian atas dan bawah bergaris hitam Vertical Hold Vertical Line
6 Kedua samping layar bergaris hitam Horizontal Hold
7 Layar memutar terus menerus dari bawah keatas atau sebaliknya Vertical Hold Oscilator Vertical
8 Layar bergaris-garis penuh Horizontal Hold, Oscilator Hold
9 Layar miring ke kiri atau ke kanan Deflection Yake
10 Warna layar tidak teratur, bias, atau samar-samar CRT, Degausing Coil,dan Rangkaian Matrix RGB

 

  1. 1. Mencari Kerusakan pada Blok Power Regulator

Gejala: lampu indikator mati, layar gelap

 

  1. 2. Pelacakan Kerusakan Pada Rangkaian Hrizontal

Gejala: lampu indicator hidup tetapi layar gelap

Secara umum rangkaian horizontal ini terdiri dari oscilator horizontal, driver vertical,dan penguat horizontal. Oscilator akan membangkitkan sinyal-sinyal atau tegangan-tegangan defleksi horizontal dan vertical yang dibutuhkan untuk mengatur scaning garis-garis pada layar CRT secara merata diseluruh permukaan. Sinyal defleksi horizontal mengatur jalannya gerakan berkas electron dari kiri ke kanan/ scaning ke arah horizonta, sedangkan sinyal defleksi vertical mengatur jalanya dari atas ke bawah.

Sinyal oscilator horizontal akan diperkuat oleh driver horizontal sebelum masuk ke penguat  horizontal. Ada pun tugas dan fungsi penguat horizontal adalah menghasilkan suatu tegangan dengan bentuk dan amplitudo tertentu yang akan disalurkan ke defleksi horizontal, disamping itu juga untuk menghasilkan tegangan tinggi bagi tabung. Didalam rangkaian horizontal, rangkaian pembangkit tegangan tinggi berfungsi untuk menaikan tegangan antara 10 KV – 50 KV. Sebelum tegangan tinggi ini masuk ke anoda, CRT diratakan/ diserahkan dahulu melalui dioda tegangan tinggi (dioda HVREC). Yang harus diingat didalam melakukan perbaikan horizontal kita harus memakai CPU.

  1. 3. Pelacakan Kerusakan Pada Rangkaian Vertical

Gejala: indikator hidup dan raster berbetuk garis horizontal

Rangkaian vertikal berfungsi untuk membangkitkan sinyal-sinyal yang berbentuk gigi gergaji yang diumpankan kepada yoke defleksi untuk penelusuran atau scaning secara vertikal pada layar / tabung CRT.

Gerakan scaning ini dilakukan sebanyak 50 kali tiap detik. Agar jalannya scaning pada layar CRT cocok maka ascilator ini disincronkan oleh puls-puls sincron vertical yang datangnya dari CPU.

I.  DAFTAR KERUSAKAN PADA MONITOR

No Nama Rangkaian Gejala Yang Timbul
1 Power Regulator Indicator padam

Layar gelap

Gambar bergelombang

Gambar mengecil horizontal dan vertical

 

2 Horizontal Indicator hidup

Layar gelap

Ganbar terlalu kekiri atau kekanan

Gambar terlalu melebar kekiri dan kekanan

Raster satu garis vertical

Gambar garis-garis hold

Gambar terlalu contrast

Gambar tidak fokus

Ganbar redup/gelap/ kurang terang atau contrast

Ada blanking/ gari-garis putih

 

3 Vertical Raster satu garis horizontal

Ganbar turun naik tidak terhenti

Gambar memendek ketengah

Gambar terlalu tinggi/memanjang keatas

Ganbar melebar bagian atas atau bawah

Gambar memanjang bagian atas atau bawah

 

4 RGB Tidak ada warna

Gambar tidak keluar/ kurang jelas

Gambar atau tulisan tidak kelihatan tapi raster terang

Warna gambar tidak lengkap/warna dasar

 

5 Layar/CRT Indicator hidup layar gelap

Filamen tidak menyala

Gambar redup/tidak kelihatan

Pada waktu power di OFF kan ada cahaya ditengah layar seperti korek api

Ada blanking berwarna merah/hijau/biru

Ada bercak-bercak warna pada layar

 

6 Yoke defleksi Raster satu garis horizontal/verical

Gambar trapesium

Gambar berbentuk lingkaran

Gambar miring kekiri/ kekanan

Warna gambar tidak fokus/terpisah

Indicator hidup layar gelap

 

J.  KERUSAKAN LAIN YANG SERING TERJADI

  1. Gambar Gelap

Cara mengatasinya adalah mengubah posisi pengaturan screen pada playback dengan obeng (+) kemudian putar kekanan tapi jangan terlalu banyak. Posisi monitor dalam keadaan menyala. Lakukan dengan hati-hati.

 

  1. 2. Gambar Berbayang/Buram(Tidak Fokus)

Atur kembali posisi pengaturan fokus pada playback dengan obeng (+) kemudian putar ke kanan tapi jangan terlalu banyak,sampai menhasilkan gambar yang enak dilihat.

Ada dua cara memperbaikinya yaitu:

a)      Mengganti dengan playback yang baru

b)      Mencangkok playback tersebut.

  1. 3. Warna Kurang Pas (Satu Warna Kurang Dominan).

Ini berarti kerusakan ada pada bagian RGB. Caranya adalah dengan memperhatikan solderan di PCB-nya (kemungkinan ada yang aus). Jika ditemukan, solder ulang lagi. Setelah iatu coba mainkan trimpot yang ada PCB tersebut (lihat ganbar). Hati-hati dalam terlalu banyak, karena akibatnya akan fatal (warna yang ada pada monitor tidak sesuai dengan hasil printer). Jika ada perubahan pada setiap trimpot yang diukur rangkaian RGB-nya sudah kembali berjalan normal. Akan tetapi jika salah satu yang tidak berfungsi maka kemungkinannya adalah transistor-transistor penguatnya.

 

 

 

 


Aksi

Information

2 responses

5 03 2010
iskandar muda lubis

solusi Bro…..monitor Acer 15″ AC 511.
GEJALA : gambar gak penuh vertikal dan Horizontal.

Elco2 di dekat ic vertikal sdh saya ganti semua, tp belum jg ada perubahan.
stelan trimport vertikal sdh saya stel tp gk dapat jg…?????
mohon solusi Bro…..tkhs”.

9 06 2010
Antonio

Salam kenal Bro,….

Langsung aja neh mau tnya dan pencerahan : Aq pakai monitor Philips 17 inch flat serinya 107 B3 sebelum pindahan kondisi normal, sewaktu pindahan aq bawa pakai motor dari Jogja ke semarang, maklum baru kering kantongnya….singkat cerita sampai d semarang aq hidupkan tapi layar gelap tp indikator hidup. Ketika aq tekan tombol power monitor, flyback on, led semula hijau menjadi orange aq anggap ini wajar karena blm di kasih inputan, setelah power CPU on, koneksi kabel vga OK, indikator hijau flyback on tapi layar tetap gelap.

Aq dikasih saran teman, mungkin kena goncangan sewaktu perjalanan….mungkin di bag verticak or horisontalnya ada yg lepas..

Mohon sarannya dunk…..Thanks banget…..

B’regards
Antonio

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: